Distro Linux Terbaik

linux
linux

Distro Terbaik Berikut adalah Distro Terbaik versi ‘for7delapan.wordpress.com’ , kali ini adalah beberapa distro yang sudah saya coba, dan sengaja saya rekomendasikan sebagai alternative pengganti OS windows yang mana kita harus membayar untuk menggunakannya dengan biaya yang tidak sedikit, bila dibandingkan dengan DistroLinux yang tidak berbayar alias gratis. Yang jadi pertimbangan adalah dari sisi tampilan dan kemudahan penggunaannya saja. Selain itu adalah sudah tersedianya kelengkapan aplikasi pendukungnya., seperti office, audio, video dan berselancar di Internet. Tersedia juga link donlot nya GRATIS, Cuma modal biaya internet-nya. Lebih detilnya…..\

Ubuntu Ubuntu adalah suatu sistem operasi bebas dan open source yang menggunakan Debian sebagai fondasinya dan dirilis secara berkala (setiap enam bulan), fokus utama sistem operasi Ubuntu adalah para pengguna dan kemudahan penggunaan (sesuai dengan “Just Work” TM) dan pada setiap rilis Ubuntu akan memberikan perbaikan keamanan selama 18 bulan. Ubuntu menyertakan lingkungan desktop Gnome / KDE / XFCE terbaru di setiap rilis dan juga menyertakan beragam pilihan perangkat lunak untuk server dan desktop yang semuanya dikemas ke dalam satu CD. Distro Linux Ubuntu memiliki banyak varian, diantaranya Kubuntu (menggunakan KDE), Xubuntu (menggunakan XFCE), Lubuntu (menggunakan LXDE) dan seterusnya. Ubuntu juga memiliki banyak distro turunan, diantaranya Zentyal (distro untuk server) dan Backtrack yang dikenal sebagai distro spesialis dalam bidang hacking security. Lengkapnya simak di sini http://www.ubuntu-id.org/ubuntu/ihwal Get  http://www.ubuntu.com/download/ubuntu/download

Linux Mint Linux Mint adalah distro yang paling saya rekomendasikan bagi yang ingin mencoba system operasi Linux. Distro Linux Mint dianggap terpopuler untuk saat ini, mengungguli Ubuntu yang notabene adalah “orang tuanya”, karena Mint dikembangkan berdasarkan Ubuntu. Mint menyediakan aplikasi lengkap pada distronya, mulai dari paket office, codec, hingga multimedia player. Jadi saat menggunakannya di awal, Anda tidak perlu terhubung ke Internet karena program yang dibutuhkan sudah termuat di installer. Mint juga memperkenalkan konsep Mint Debian Edition. Dalam versi ini yang dipakai sebagai basis adalah Debian Testing. Keuntungannya adalah pada updatenya yang lebih cepat sehingga menyerupai model rolling release. Karena berbasis Debian, Mint Debian tidak kompatibel dengan repository Ubuntu. Kadang, ini membawa dampak positif karena banyak yang menilai kualitas software di repository Debian lebih bagus dari repository Ubuntu. Banyak juga yang menyebutkan bahwa Mint bisa menyalip Ubuntu karena Mint mempertahankan penggunaan Gnome versi 2. Sebagian user Ubuntu kurang nyaman dengan interface Unity yang dianggap berubah terlalu radikal. Ubuntu sendiri memiliki berbagai varian, seperti Kubuntu yang berbasis KDE, tetapi Mint masih yang terpopuler. Get  :  http://www.linuxmint.com/download.php

BlankOn BlankOn Linux adalah distro Linux yang dikembangkan oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) dan Tim Pengembang BlankOn menghasilkan distro Linux yang sesuai dengan kebutuhan pengguna komputer umum di Indonesia.

  • Merupakan distribusi Linux yang aktif dikembangkan secara terbuka oleh komunitas dan merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia.
  • Menerapkan konsep Indonesia (Bahasa, Tema Seni dan Budaya, Aksara Nusantara dan Aplikasi Khas)
  • BlankOn memiliki repositori dengan jumlah aplikasi yang besar.
  • Memiliki fokus membuat segalanya siap pakai (wifi, dukungan multimedia).
  • Panduan, bantuan dan dukungan penggunaan BlankOn mudah diperoleh.

Get  :  http://www.blankonlinux.or.id/unduh/  

Easypeazy Seperti Linux Mint, distro ini juga merupaka turunan dari Ubuntu. Tampilannya juag mirip ubunntu. Tapi Distro ini lebih cocok dan memang dibuat untuk Netbook. Get  : http://www.geteasypeasy.com/

PCLinuxOS (www.pclinuxos.com)

Mantan jawara DistroWatch ini menerapkan konsep mirip Ubuntu (Mint), yaitu dengan memoles Debian agar lebih mudah digunakan. Bedanya, PCLinuxOS berbasiskan Mandrake dan menggunakan KDE, sementara distro lain banyak yang beralih ke GNOME. Namun, guna memenuhi kebutuhan user, dirilis juga versi lain yang berbasis XFCE, LXDE, dan OpenBox. Hal unik pada PCLinuxOS adalah penggabungan (kombinasi) sistem manajemen paket RPM dan apt. Lebih tepatnya, paket aplikasi di PCLinuxOS menggunakan format RPM, tetapi mekanisme instalasi menggunakan APT.

Mandriva (www.mandriva.com) Sebelum Ubuntu menjadi populer, Mandriva adalah jagonya. Distro ini menggabungkan dua distro yaitu Mandrake dan Connectiva. Distro ini berasal dari kalangan Linux di Perancis. Sayangnya, masalah finansial hingga menjurus kebangkrutan menghambat perkembangannya. Mandriva memiliki sistem konfigurasi bernama DrakConf yang mudah dipahami pengguna dengan beragam tingkat kemahiran. Drankconf bisa dianggap pesaing kuat dan YaST yang diusung distro openSUSE. Selain itu, Mandrake menggunakan sistem paket manager urpmi yang bisa disejajarkan dengan apt-get milik Debian. Untuk aspek ini, Mandrake sedikit menyalib Redhat/Fedora pada sekitar satu dasawarsa lalu. Saat itu, masalah dependency (ketergantungan antarpaket aplikasi) adalah masalah yang biasanya diselesaikan secara manual. Namun berkat urpmi, pengguna Mndriva dengan cepat membereskannya. Sebagai catatan, Mandrake/Mandriva bisa dibilang cukup setia dengan desktop environment KDE sebagai default. Kalo yang ini terus terang gw belum coba, heeh tapi banyak yang bilang oke.

OpenSUSE OpenSuse telah memilih KDE untuk alasan yang baik: desktop biasanya merasa paling akrab di lingkungan kantor. KDE sering disamakan dengan Windows, dan sekarang bahwa kedua Gnome dan Ubuntu telah mengambil langkah besar jauh dari metafora desktop kuno, kemungkinan bahwa KDE akan menjadi alternatif yang kuat bagi mereka yang masih ingin jendela, ikon, menu dan pointer. OpenSuse memiliki fungsionalitas yang Anda butuhkan. Hal ini juga membantu bahwa Novell dan Attachmate masih memberikan kontribusi yang signifikan untuk open source, terutama sekarang bahwa OpenOffice.org tidak lagi relevan dan LibreOffice telah mengambil tempatnya. Namun, pada saat yang sama, OpenSUSE masih merupakan distribusi yang besar untuk lingkungan kantor, dengan dukungan komersial yang sangat baik jika Anda membutuhkannya.

Puppy (www.puppylinux.com) Puppy memberi nyawa kempada pada PC Pentium lama kita. Puppy didesain agar tidak membutuhkan resource yang banyak, baik dari sisi RAM, prosesor, atau graphics card. Untuk itu, Puppy membekali diri dengan beragam aplikasi yang tidak rakus resource. Sebagai contoh, Abiword dan Gnumeric sebagai alternatif paket Open Office, Midori sebagai web browsernya, dan aplikasi alternatif lainnya. Puppy memiliki mode untuk berjalan sepenuhnya di RAM tanpa harus mengakses hard disk. Nilai plus lainnya, jika kita ingin sistem Puppy kembali seperti awal, kita cukup me-rebootnya. Cara ini efektif untuk sistem yang rentan masalah, misalnya percobaan aplikasi versi beta. Selain diburn ke CD, Puppy memiliki file image yang bisa ditulis ke flash disk. Alternatif ini bisa lebih mempercepat operasional Puppy. Anda pun memiliki opsi untuk menyimpan perubahan seperti setting desktop ke disk agar saat Puppy di restart, seluruh setting dibaca ulang dan kondisi sistem dikembalikan persis saat Anda terakhir men-shutdown komputer. Tapi masih ada kekurangan dalam men-setting koneksi internet, jika anda belum terbiasa dengan Linux mungkin akan mendapati sedikit kesulitan, meskipun sudah didukung oleh adanya forum yang aktif. Tapi takada salahnya dicoba karena ukurannya yang tidak menghabiskan kapasitas hardisk, bahkan bisa disimpan untuk ‘booting’ pada flasdisk. Get  : http://puppylinux.org/main/Download%20Latest%20Release.htm

Oh ya, ada juga gOs, distro yang cukup simpe dan minimalis, seperti distro lainnya yang berbasiskan Gnome, dengan tampilan gadget di desktopnya, tapi sayang, sepertinya sudah tidak dikembangkan lagi. Sekian mengenai Distro Linux terbaik. Semoga ~Distro Linux Terbaik ini bermanfaat~.

Terima kasih sudah mampir, jangan lupa yaa komentarnya, sebenarnya di luar sana juga masih ada jolicloud, centOs, Debian, Fedora, Slitaz, dll, dengan memiliki spesifikasi masing-masing kegunaan dari aplikasi yang disematkannya……. Tapi saya sebagai pengguna rumahan, sudah merasa cukup dengan aplikasi kantor, pemutar music dan film yang handal serta kemudahan dan kecepatan berinternet.

3 pemikiran pada “Distro Linux Terbaik

bagi komennya doongs

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s